Entri Populer

Kamis, 27 Oktober 2011

INI ADALAH CERITAKU... (Episode 1)

Ini adalah cerita seorang mahasiswa, dia sedang mencari arah. Apa yang dinamakan teman, atau setidaknya apa yang dinamakan sahabat. Adakah garis batas diantaranya? Atau diantara mereka terdapat batas yang dinamakan musuh?
Dia paham bahwa dia tidak bisa berkata bahwa I Don't Need Friend. Dia pun akhirnya menemukan suatu hipotesis bahwa teman/sahabat itu tidak harus selalu mau menerima, dia harus juga mau memberi. Atau dalam bahasa kerennya Take and Give. Teman/sahabat seyogyanya mau mengerti temannya sebesar dia mau dimengerti oleh orang lain.
Tetapi dalam perjalannya dia kembali bingung, apa yang dilihatnya tidak sesuai dengan hipotesis yang dia buat, bahkan sangat berkonfrontasi. Dia bingung, akankah dia menolak hipotesis tersebut? Ataukah dia seperti keledai bodoh yang tetap menerima teman?
Apakah ini bisa disebut sebagai persahabatan apabila hanya bertepuk sebelah tangan?
Q tidak pernah mendengar pertanyaan "Bagaimana kabarmu ?" yang terucap dari temannya itu.
Sebenarnya mahasiswa itu bukan mahasiswa bodoh, dia mengetahui bahwa konsep persahabatannya yang dia harapkan hanya bertepuk sebelah tangan, dia hanya bingung dengan keputusan yang akan dia ambil.
Haruskan diselesaikan atau bagaimana?
Sedangkan temannya itu sama sekali tidak mau tau apa yang sebenarnya tengah dia rasakan, dia juga tidak diberikan kesempatan untuk mengungkapkan apa yang menjadi beban kegundahan hatinya...
Hmmm.....

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar